Kategori
Info

5 Manfaat Berlangganan Adobe Creative Cloud Plan

Adobe berbayar? Cuih!

Kira-kira seperti itulah reaksi saya pada tahun 2011 ketika Adobe mengumumkan perubahan format software dan aplikasi produksi mereka. Alih-alih meneruskan produksi Creative Suite (CS) yang melegenda dan sangat laris di-download versi bajakannya, Adobe beralih ke format Creative Cloud atau CC yang berbasis Cloud atau online atau menurut KBBI: daring.

Apakah Adobe Creative Cloud Itu?

Adobe CC web
Image Source

Adobe memutuskan untuk mengubah format software produknya menjadi berbasis Cloud atau digital, alih-alih dalam format fisik keping DVD. Semua software dijual dengan proses subscribe atau berlangganan. Banyak protes berdatangan dari para pengguna setia Adobe (termasuk saya yang getol mendownload versi bajakannya), salah satu alasannya karena user dikenai biaya langganan setiap bulan/tahun demi bisa mendapatkan update terbaru dari Adobe. Selain itu update abadi dari Adobe, membuat para user mau tak mau juga harus ikut meng-upgrade hardware-nya.

Namun ternyata saya SALAH.

Setelah saya memutuskan untuk berlangganan paket fotografer atau Photographer Plan awal tahun lalu, saya justru mendapat banyak manfaat yang saya rangkum kedalam 5 point dalam postingan saya ini.

Mari kita mulai!

WooCommerce

1.      HARGA TERJANGKAU

Adobe CC Photography Plan
Image Source

Dengan hanya +IDR 135,000/bulan (Paket Photography Plan) saya sudah mendapatkan software Adobe Asli! Bandingkan dengan harga Adobe Photoshop CS6 original yang bila dikurs-kan menjadi sekitar 3 juta Rupiah!

Ahh..kan tinggal download versi bajakannya …

Memang kita bisa mendapatkan versi bajakannya dimana saja kapan saja, namun karena Adobe CC berbasis Cloud dan banyak fitur yang didapatkan bila kita terkoneksi dengan internet melalui username yang resmi terdaftar pada Adobe dan seperti kita ketahui, Adobe versi bajakan tidak akan bisa kita koneksikan ke internet karena akan segera di-block oleh empunya software, maka Adobe CC versi bajakan sudah kehilangan esensinya.

Harga ekonomis Adobe ini dibuktikan karena hanya dengan harga berlangganan yang saya sebut diatas kita tidak hanya mendapatkan satu, namun:

Pilihan plan dan review singkat setiap app atau web service bisa dilihat disini.

Semuanya asli dan di-download dari website/app store/play store resmi milik Adobe. Masih bilang bajakan lebih baik?

2.      FILE BISA DIAKSES DARI MANA SAJA

Capture Adobe CC web_Edit Lightroom
Image Source

Karena basis cloud yang dimiliki Adobe CC, cukup dengan Adobe ID anda yang sudah terkoneksi dengan salah satu plan, maka file yang sudah anda unggah bisa anda akses dari mana saja dari gadget yang berbeda.

Say no to thumb drive

Saya berikan ilustrasi workflow yang sering saya lakukan dengan menggunakan kemudahan Adobe Creative Cloud ini.

Kasus:

Saya sudah mengedit foto yang pada Lightroom CC di laptop saya, foto ini rencananya akan saya presentasikan kepada klien saat meeting di coworking space. Karena terburu-buru saya lupa me-recharge baterai laptop saya, sedangkan foto tersebut belum sempat saya export dari desktop app Lightroom saya.

Scenario 1:

Pada saat meeting saya cukup meminjam laptop klien saya untuk mengakses account saya di web browser dengan mengetikkan alamat lightroom.adobe.com, setelah library saya terakses foto yang diinginkan bisa di-download.

Scenario 2:

Bila klien tidak membawa laptop, saya cukup membuka aplikasi Lightroom Mobile pada ponsel saya, mengekspor foto yang diinginkan, kemudian saya bisa men-transfer foto tersebut ke ponsel klien saya.

Mudah bukan? 😀

Baca juga postingan saya tentang ulasan fitur-fitur Lightroom CC Mobile

3.      PERSONAL PORTFOLIO ONLINE

Adobe Portfolio
Image Source

Seperti saya jelaskan pada point #1 diatas, selain Mobile & Desktop App kita juga mendapatkan web service dari Adobe yaitu Adobe Potfolio dan Behance.net

Anda bisa mengintegrasikan file foto yang ada pada library Lightroom anda ke account Behance dan Adobe Portfolio anda dengan cepat.

Anda bisa melihat foto-foto pada account Adobe Portfolio dan Behance saya, dan bandingkan dengan screenshot Album Lightroom saya di bawah ini.

4.      LIBRARY FONTS HYPE

Adobe Fonts

Kabar gembira bagi para typographer dan web designer, anda cukup mengakses Cloud Library pada Desktop App anda untuk mengakses Adobe Fonts.

5.      GET SOCIAL

Adobe Spark

Dengan Adobe Spark anda bisa langsung mengedit dan mengupload post atau stories anda ke account social media anda.

Bisa kita lihat contohnya pada screenshot dibawah ini.

 

Demikian 5 manfaat yang saya dapat dari berlangganan Photography Plan dari Adobe Creative Cloud. Bagaimana dengan anda?

Featured photo by Lost Co on Unsplash
Kategori
Tutorial

Bagaimana Cara Edit Foto Instagram Dengan Adobe Lightroom Mobile CC Pt. 1

Aplikasi Instagram sudah seperti menjadi kebutuhan primer sebagian besar pengguna smartphone. Terlebih lagi untuk para influencer, pelaku bisnis (besar & kecil), hingga orang-orang awam. Keindahan dan tampilan feed yang selaras sudah menjadi keharusan bagi sebagian besar pengguna Instagram.

Untuk itu dibutuhkan aplikasi editing photo yang menyediakan fitur kompleks namun tetap ringan digunakan di smartphone. Saat ini tersedia banyak sekali pilihan aplikasi photo editing baik di Apple Store maupun Google Play Store, beberapa di antaranya seperti VSCO, Snapseed dan Adobe Lightroom Mobile yang akan saya bahas pada postingan ini

Walaupun sekilas fitur yang disediakan hampir sama, namun alasan saya memilih untuk membahas Lightroom Mobile karena saya sudah terbiasa dengan tampilan dan workflow dari aplikasi produk Adobe seperti Photoshop, Illustrator ataupun InDesign. Langsung saja kita akan bahas mengenai cara installment dari Adobe Lightroom Mobile.

Install Adobe Lightroom Mobile CC

Buka Apple Store atau Google Play Store pada smartphone anda dan search Lightroom Mobile CC, jangan takut untuk langsung membayar karena Lightroom Mobile free download untuk instalasi pertama kali.

Setelah aplikasi terinstal di smartphone anda, anda akan diminta untuk sign in dengan menggunakan Adobe ID, Facebook ataupun Google account anda. Saya sendiri memakai Adobe ID dengan segala kemudahannya yang akan saya bahas disini.

Setelah itu anda sudah bisa mulai mengimport foto-foto yang tersimpan pada smartphone anda, anda bisa melakukannya dengan meng-klik navigasi ‘add photo’ pada icon di pojok kanan bawah layar smartphone anda.

Anda juga bisa meng-import file foto anda dari folder selain folder Camera Roll anda. Saya sarankan untuk meng-create album. Hal ini akan memudahkan anda untuk mencari file yang sudah ter-upload ke aplikasi Lightroom anda.

Anda juga bisa mengimpor foto dari cloud drive seperti iCloud, Dropbox atau Google Drive. Caranya akan saya bahas disini.

Voila! Anda kini siap meng-edit foto!

Banner IDwebhost

Mengenal Fitur dan Tools Lightroom Mobile

Di segmen ini saya akan bahas satu persatu mengenai tools Lightroom Mobile CC.

1. Light

Tools pertama yang akan saya bahas adalah Light. Dengan tools ini anda bisa melakukan adjustment exposure, contrast, highlights & shadows, whites & blacks factor dari foto anda.

  • Exposure: Mengubah tingkat kecerahan foto anda secara general.
  • Contrast: Mengubah perbandingan gelap – terangnya sebuah foto.
  • Highlight: Adjustment untuk bagian terang dari foto.
  • Shadows: Adjustment bagian gelap sebuah foto.
  • White: Berpengaruh untuk titik paling terang dari foto.
  • Black: Titik tergelap sebuah foto.

Sekarang akan saya tunjukkan adjustment yang bisa dihasilkan dari fitur-fitur diatas. Pada contoh dibawah ini saya melakukan adjustment slider:

  • Exposure: +0.31
  • Contrast: +18
  • Highlights: -100
  • Shadows: +100
  • Whites: +13
  • Blacks: -22

Bisa kita lihat bagian rumah dan sawah pada foto sebelah kanan terlihat lebih terang namun tidak mengurangi detail pada langit. Disinilah peran penting Highlights dan Shadows terlihat.

Kemudian kita beralih ke fitur yang penting pada tools light yaitu Curve.

8A71C138-AEAD-4DC4-B14D-3087ED86EF98

Prinsip dasar dari Curve sebenarnya hampir sama dengan konsep Black-Shadows-Midtones-Highlights-Whites, hanya saja ada sentuhan feels disini. Anda bisa menambahkan point-point pada garis grafik diatas dan mengubahnya sesuai selera anda.

92d42762-830a-4c11-abe6-c1500e539ae6.png

Perbandingan dua foto sebelum dan sesudah proses Curve adjustment.

Foto kanan memiliki tingkat Contrast dan Details yang tinggi, sedangkan gambar sebelahnya terkesan lebih smooth dan matte (doff / pucat). Banyak selebgram terkenal yang memainkan editing fotonya pada fitur Curve ini untuk mengejar tone yang matte dan memiliki kesan halus pada warnanya.

2. Color

Tools wajib kedua para Lightroom-ers. Seperti namanya, tools ini berkutat di sekitar editing warna.

  • Temp: Mengatur tone hangat atau sejuk dari warna (kuning / biru).
  • Tint: Mengatur campuran warna antara hijau / ungu.
  • Vibrance: Mengatur tingkat ketajaman warna secara halus.
  • Saturation: Sama seperti Vibrance, tapi dengan level yang lebih ekstrem.
  • White Balance: Mengatur tone warna natural dari sebuah foto.

B1F3F4B3-CDDC-4E12-91BB-8F6C7B6F8234

Fitur Color Mix di kanan atas berfungsi untuk memberi sentuhan warna tertentu pada foto.

0C0E2BE3-F14A-45E3-A5F8-6B47468C8DA4

  • Red: Biasa terdapat pada warna gradasi langit saat sunset.
  • Orange: Paling banyak terdapat di warna kulit / skin tone.
  • Yellow: Highlight cahaya matahari, penyumbang tone warna daun.
  • Green: Daun dan rumput tentu saja 😁
  • Cyan/Aqua: Warna tone air & langit.
  • Blue: Sama seperti Aqua, namun untuk bagian yg gelap / shadow.
  • Purple: Warna ungu, termasuk paling jarang saya gunakan.
  • Magenta: Bagian shadow dari langit sunset.

Sebagai catatan keterangan diatas tidak berlaku mutlak dan bisa bervariasi bagi tiap foto.

Proses adjustment di tab Color Mix ini sangat penting bila anda suka dengan tone warna Instagram feed para selebgram terkenal, seperti: Lauren Bullen, Jacqueline Mikuta, Debi Flügge, Jack Morris atau Jackson Groves.

3. Effects

Tools ketiga yang akan kita bahas adalah Effects.

A34884B2-48E7-4ABC-B81D-0F666C227C88

Bila anda suka dengan tampilan dramatis seperti HDR, Cinematic atau Noir, maka dipastikan anda akan sering bermain dengan fitur ini.

  • Clarity: Mengatur tingkat ketajaman dan contrast secara detail.
  • Dehaze: Berfungsi untuk mengatur jumlah shadow/bayangan yang tampak, bedanya dengan fungsi Shadow adalah Dehaze member warna bayangan yang lebih pekat dan lebih detail pada setiap objek di dalam foto.
  • Vignette: Memberikan kesan bayangan di setiap pojok frame foto. Digunakan bersamaan dengan fitur dibawah ini:
    • Midpoint: Memperlebar/mempersempit titik terang Vignette di tengah foto.
    • Feather: Mengatur tingkat kehalusan pada tepi Vignette.
    • Roundness: Mengatur bentuk Vignette.
    • Highlights: Mengurangi pengaruh Vignette pada bagian highlight foto, sehingga lebih membuat Vignette tampak alami, alih-alih terlihat seperti bingkai.
  • Grain: Menambah jumlah noise/titik-titik pada foto, termasuk jarang saya gunakan, kecuali saya menginginkan foto saya bergaya cinematic/noir. Digunakan bersama tools dibawah ini:
    • Size: Mengatur jumlah dots/titik-titik yang muncul.
    • Roughness: Semakin tinggi angka yang dipakai, pola titiknya semakin acak sehingga akan terlihat semakin kasar.

Kemudian kita berlanjut ke tone terakhir yang paling sering saya gunakan yaitu Split Tone. Bisa anda akses dengan klik pada button Split Tone di pojok kanan atas taskbar Effects.

Banner IDwebhost 

Fungsi dari fitur ini adalah member tone warna yang khas pada highlights dan shadows dari sebuah foto. Wajib hukumnya memakai fitur ini bila anda menginginkan Instagram feed anda terlihat keren dengan foto-foto yang terlihat memiliki warna tone yang sama.

Ada 2 color bar yang bisa digeser point-nya dengan menggunakan jari anda. Color bar yang diatas digunakan untuk memberi tone warna pada highlights foto anda, sedangkan yang dibawah untuk bagian shadows-nya.

Huruf “H” mewakili Hue atau jenis warna yang akan dipilih. Sedang huruf “S” untuk Saturation atau tingkat ketajaman warna.

Balance mengatur keseimbangan antara jumlah warna Highlights/Shadows yang tampak.

Akan saya tunjukkan hasil editing dengan formula berikut ini:

  • Clarity: +11
  • Dehaze: +11
  • Vignette: -24
  • Midpoint: 53
  • Feather: 56
  • Roundness: 0
  • Highlights: 0
  • Grain: 0

6348A933-E839-4888-A9E2-2A58DCD52D5C

4. Details

Sebenarnya saya pribadi jarang menggunakan fitur ini kecuali untuk beberapa jenis foto yang saya akan saya edit.

Sharpening berfungsi untuk meningkatkan tingkat ketajaman suatu foto, biasa saya gunakan pada foto interior, landscape atau foto produk. Fitur ini memilik fitur pendukung yaitu:

  • Radius: Mengatur area ketajaman setiap details. Sebaiknya jangan digunakan lebih dari 1.0 karena akan membuat foto anda terlihat lowres.
  • Detail: Menaikkan ketajam detail objek. Biasa dipakai pada foto HDR landscape.
  • Masking: Mencegah foto anda terlihat lowres dengan memperhalus detail yang jaggy atau terlihat kotak-kotak pixel. Biasanya sangat jarang terlihat perbedaannya pada foto di mobile dan bisa terlihat pada file foto RAW.

Noise Reduction; sesuai namanya, fitur ini mengurangi jumlah noise yang terlihat ketika kita memakai fitur Sharpening diatas. Biasa saya gunakan untuk foto Portrait dengan fungsi utamanya untuk memperhalus warna kulit/skin tone. Fitur pendukungnya adalah:

  • Detail: Memperhalus noise pada detail yang ketajamannya diangkat oleh fitur Sharpening diatas.
  • Contrast: Menaikkan tingkat kontras pada detail yang diangkat ketajamannya.

Color Noise Reduction adalah fitur ketiga dari tools Detail ini, berfungsi seperti noise reduction pada bagian yang tingkat ketajaman/saturasi sudah diangkat pada tools Color sebelumnya.

Demikian penjelasan yang saya dapatkan dari pengalaman beberapa tahun menggunakan Adobe Lightroom baik dari versi Desktop maupun Mobile. Sebenarnya masih ada beberapa tools yang bisa digunakan pada versi Lightroom Mobile berbayar, namun akan saya jelaskan pada postingan berikutnya.

Selamat Berkarya dan Tetap Kreatif!